Sabtu, 15 November 2014

Hindu, Aku Kembali Padamu part 12

Genap tiga minggu ayahku sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, karena keadaan ayahku sudah cukup baik. Satu yang aku ingat saat itu yang keadaan ayahku masih tak memungkinkan untuk bisa bertahan hidup tapi ini benar-benar suatu keajaiban. Aku hampir tak percaya

Hindu, Aku Kembali Padamu part 11

Aku sudah berprinsip “masak mau sembahyang harus ada yang menemani”. Meskipun tidak ada yang menemani, Sang Hyang Widhi selalu menemani dimanapun aku berada

Hindu Aku Kembali Padamu Part 10

Aku merasa ada semangat, merasakan ada keajaiban yang membuatku sangat yakin dengan jalan yang aku pilih ini. Pertama kali aku mendapatkan mimpi yang bagiku adalah suatu anugrah dari Sang hyang Widhi. Aku menangis terharu, dalam hatiku “Sang Hyang Widhi terimakasih atas jawaban yang engkau berikan kepadaku” Aku tak banyak bertanya-tanya lagi akan makna dari mimpi itu,

Hindu Aku Kembali Padamu Part 9

Aku berusaha memantapkan pikiranku , mungkinkah aku beragama hindu???? Aku takut dengan perasaanku ini, takut ada pertentangan dari orang tuaku, sahabatku dan orang-orang disekitarku. sampai doktrin itu kembali muncul, “ apakah aku berdosa???? aku tak pernah beribadah. Memang saat itu sangat sulit membuang doktrin yang menylimuti pikiranku sejak kecil. Bagaikan menghapus coretan hitam diatas kertas putih. Aku menangis merasakan hal ini. Aku merasa tak berguna, kepada siapa aku mengadu??? Terlepas dari semua itu aku menjalankan kehidupanku tanpa berkeyakinan

Hindu Aku Kembali Padamu Part 8

Aku harus menutup auratku, tak boleh ada satupun aurat yang terlihat. Saat wudhu semua harus terhindar dari sisa-sisa bedak dan najis Sampai aku berfikir sangat konyol “masak mau menghadap kepada Tuhan harus serba tertutup dan tak kelihatan cantiknya karena merias wajah sedikitpun nggak

Hindu Aku Kembali Padamu Part 7

Pikiranku mulai terbuka pelan-pelan. Dari yang pemahamanku hanya islam lah agama yang paling benar sekarang aku sedikit paham kalau hindu tidak lain juga mengajarkan kebenaran. Agama yang mengajarkan toleran sangat tinggi, agama penuh cinta kasih tanpa membedakan siapapun itu, dari mana asalnya, tidak membenci sesama mahkluk (tat twam asi). Aku membaca Bagawad gita sampai akhirnya Aku menemukan sesuatu yang membuat hatiku sangat gembira dan terharu yaitu dari sloka Bhagawad Gita (4:11) berkata “ Jalan manapun yang ditempuh manusia untuk mendekati aku, dengan jalan itu aku terima mereka;jalan manapun yang mereka pilih pada akhirnya mereka akan mencapai aku”. Dalam hatiku, “ inilah yang aku cari” Aku sangat yakin dengan sloka bhagawad gita ini.

Hindu Aku Kembali Padamu Part 6

Memasuki akhir semester V aku memutuskan untuk menempati kostku, karena sebelumnya aku kost tapi jarang aku tempati. Karena orang tuaku jarang dirumah, sering berpergian keluar kota. Selain itu poeper jg memutuskan transfer kuliah ke Jawa Tengah. Aku merasa putus asa tak punya siapa-siapa lagi yang bisa mengisi hari-hariku karena ditinggal jauh oleh kedua orang yang sangat berarti dalam hidupku. Aku merasa sendirian. Sejak saat itu Aku berusaha belajar mandiri, berusaha menyikapi semuanya dengan kepasrahan.
Lingkungan kostku semua hampir memeluk agama islam dan ibu kostku beragama kristen